Kamis, 05 Mei 2016

Mengenal Berbagai Jenis Penyakit Ginjal

Menjaga kesehatan ginjal dari berbagai jenis penyakit ginjal wajib dilakukan, karena organ tubuh yang satu ini memiliki peranan vital dalam proses metabolisme. Jika ginjal mengalami gangguan, maka cairan dan sisa-sisa metabolisme akan tertimbun di dalam tubuh dan dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti sulit tidur, sesak napas, pembengkakan pada beberapa bagian tubuh, serta muntah-muntah. Apalagi jika ginjal tidak dapat lagi berfungsi, akibatnya adalah kematian.

Jenis-jenis penyakit ginjal yang perlu diwaspadi tersebut adalah:

1. Penyakit Ginjal Akut
Disebut penyakit ginjal akut jika ginjal berhenti berfungsi secara tiba-tiba. Jika tidak segera ditangani, unsure kimia abnormal dan kadar garam dalam tubuh akan mempengaruhi organ tubuh yang lain sehingga tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Akibat dari ginjal akut diantaranya adalah terjadinya penimbunan cairan pada beberapa bagian tubuh, tekanan darah tinggi, mual, muntah, sakit perut, dehidrasi dan kebingungan.

Untuk mengatasi penyakit ginjal akut ringan dapat dilakukan dengan:
  • Mencari penyebab dasar yang menjadi pemicu serangan penyakit ini dan mengobati penyebab tersebut.
  • Agar kondisi tidak bertambah parah, penderita harus terhindar dari dehidrasi dengan menambah konsumsi cairan.
  • Melakukan tes darah untuk mengetahui kadar garam dan kadar kreatinin.


2. Gagal Ginjal Kronis 
Gagal ginjal kronis merupakan kondisi dari menurunnya fungsi ginjal yang bersifat permanen secara bertahap. Penyebab penyakit ginjal yang satu ini berbagai macam, diantaranya adalah infeksi paa ginjal, Lupus eritematosus sistemik, inflamasi pada ginjal,dan gangguan ginjal polikistik. Gagal ginjal kronis hingga kini belum ada obatnya, sehingga penangan yang dilakukan sebatas mengurangi gejala, memperlambat serta menghentikan penyakit, dan mencegah timbulnya kondisi lain yang lebih parah.

3. Infeksi Ginjal
Infeksi ginjal pada umumnya disebabkan karena komplikasi infeksi saluran kemih yang membuat bakteri berpindah dari kandung kemih menuju ke ginjal. Penderita infeksi ginjal akan seringkali buang air kecil, dan setiap kali kencing akan terasa sakit dengan bau urine tidak sebagaimana umumnya. Langlah pengobatan terhadap penderita infeksi ginjal dilakukan dengan pemberian antibiotic dan mengkonsumsi obat pereda rasa sakit.

4. Batu Ginjal
Batu ginjal terbentuk karena adanya penimbunan garam dan mineral pada ginjal. Ketika ukurannya masih kecil, penderita tidak merasakan keberadaan batu ginjal ini.Tapi disaat batu ginjal membesar dan keluar dari ginjal menuju ureter, akan terjadi gesekan dengan dinding ureter yang membuat dinding ureter mengalami iritasi hingga luka sehingga saat kencing bercampur dengan darah. Untuk mengatasi batu ginjal, prosedur yang dilakukan biasanya dengan ureterorenoskopi, bedah terbuka, penghancuran batu ginjal dengan gelombang energi, serta penghancuran batu ginjal dengan menggunakan nephroscope.  

5. Ginjal Polikistik
Penyakit ginjal yang satu ini adalah penyakit keturunan yang disebabkan adanya satu atau lebih gen abnormal di dalam tubuh dan diturunkan pada satu keluarga, sehingga keluarga tersebut cacat genetika. Pengobatan untuk ginjal polikistik dilakukan dengan memberikan obat-obatan untuk mengatasi gejala dan komplikasi yang ditimbulkan oleh kelainan yang disandang oleh penderita, termasuk keluarganya karena memiliki penyakit yang sama. (*)

0 komentar:

Poskan Komentar