Kamis, 05 Mei 2016

Infertilitas pada Pria dan Wanita

Kesulitan mendapatkan keturunan tentu menjadi momok yang sangat menakutkan bagi pasangan suami-istri. Masalah infertilitas atau mandul ini bahkan tidak jarang menjadi pemicu retaknya hubungan rumah tangga. Pada umumnya yang disalahkan adalah pihak istri atau kaum wanita yang dituduh tidak bisa memiliki anak. Padahal menurut sejumlah penelitian, 30% penyebab kemandulan bersumber dari pihak laki-laki.

Banyak hal yang menjadi penyebab seseorang menjadi mandul. Berikut beberapa diantaranya:

1. Penyebab Infertilitas Pada Wanita
Pada kaum wanita, ketidaksuburan disebab oleh beberapa hal, diantaranya adalah:
  • Gangguan Ovulasi yang membuat wanita tidak dapat melepaskan sel telur atau sel telur dilepaskan pada jarak waktu yang lama dari yang dibutuhkan. Gangguan ovulasi ini disebabkan oleh berbagai macam kondisi, seperti:  gangguan tiroid baik hipertiroid maupun hipotiroid, sindrom ovary polisistik, dan kegagalan ovarium premature.
  • Kerusakan pada tabung saluran indung telur yang membuat sperma sulit untuk membuahi sel telur, atau jika berhasil dibuahi, sel telur sulit untuk masuk ke dalam rahim.
  • Jaringan parut pasca operasi yang membuat rusaknya fisik pada ovarium sehingga mengakibatkan gagal ovulasi.
  • Gangguan lendir serviks sehingga sperma sulit menghampiri sel telur.
  • Submucosal atau tumor jinak yang tumbuh di sekitar atau di  dalam rahim.
  • Endometriosis, yakni pertumbuhan jaringan tambahan yang dapat memunculkan jaringan parut,dan jaringan parut tersebut menjadi penghalang terjadinya pembuahan.
  • Efek samping obat-obatan yang dapat mempengaruhi kesuburan

2. Penyebab Infertilitas Pada Pria
Sebagaimana yang terjadi pada kaum wanita, infertilitas pada kaum pria juga disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:
  • Gangguan hormonal, baik tingkat hormon terlalu tinggi maupun terlalu rendah yang dapat mempengaruhi kesuburan.
  • Beragam gangguan fisik, seperti gangguan proses produksi sperma, rendahnya jumlah sperma, ukuran sperma yang tidak normal, terhambarnya perjalanan sperma dari testis menuju ke  penis,dan sebagainya.
  • Gangguan kombinasi fisik dan psikologis, seperti impotensi, ejakulasi dini, inkompetensi ejakulasi.
  • Kemungkinan penyebab yang lain, seperti penyakit kanker dan tumor yang dapat mempengaruhi organ reproduksi, penggunaan obat-obatan tertentu, tindakan operasi yang menyebabkan komplikasi dan menghambat keluarnya sperma, serta sebab-sebab lainnya yang membuat kaum pria mengalami infertilitas. (*)

0 komentar:

Poskan Komentar